survival life at Identitas

tulisan ini gue buat atas dasar kenyataan selama gue tinggal di rumah kecil Penerbitan Kampus identitas Unhas. mungkin banyak orang yang bilang gue  jorok, setelah baca post ini. tapi mau diapa, inilah hidup. hahahaha…

# kalau mandi

ini yang paling seru.. selama gue tinggal di Ident, gue ngerti yang artinya ‘menghemat’ penggunaan air. asal tau saja, di rumah kecil ini, air tak selalu mengalir. ketika kita membuka tutup keran air, selalu tak ada air yang keluar. hasil survey selama setahun, air hanya akan mengalir pukul 08.00 WITA hingga pukul 16.00 WITA.

pasti sekarang kalian membayangkan, jika gue butuh air untuk buang air besar (BAB)  pada malam hari. hahah, selama gue tinggal disini, jadwal BAB gue lancar. hanya akan ‘keluar’ pukul 06.00 WITA. hahaha, karena gag ada air, gue tinggal nyiduk air di bunker (tempat penyimpanan air) rektorat.

selain air itu untuk BAB, gue juga nyediain air buat mandi. tapi cukup satu ember aja. haha. mau tau gimana caranya??

pertama ambil setengah gayung air, siram di badan. lalu ambil shampoo, jangan dibilas dulu. pake sabun badan lagi, jangan dibilas. baru cuci muka. setelah semua dirasa bersih, baru bilas dengan air. hemat kan??

oia, kalau ember lagi gag ada, biasanya gue gunain panci untuk ambil air. hahaha

jangan selalu bilang bahwa lu cinta lingkungan kalau tidak bisa menghemat air… dimulai dari hal yang kecil dulu, bung.. hehe

# kalau mencuci

nah, ini mah sebenarnya gag terlalu urgent banget buat gue ceritain. tapi, gue cuman ngasih saran aja. kalau untuk urusan mencuci, dulu gue biasa pake jasa laundry, tapi setelah gue pikir, jasa laundry itu udah mahal, gag bersih lagi. kadang, lama banget baru bisa diambil, padahal gue uda butuh baju. maklum, aktifis kalau laundry baju bisa langsung pakaian tiga minggu. hahaha. (silahkan bayangkan sendiri, numpuknya pakaian tersebut)….

biasanya untuk mencuci gue akan menumpuk setelah tiga minggu. jadi gue bisa hemat air. lebih baik kalian mencuci langsung banyak, dibandingkan sedikit-sedikit. lebih hemat dan juga cinta lingkungan. buktikan diri kalian cinta bumi, dengan penghematan air.

tapi ada juga penghematan air yang lebih ekstrem. gunakan air hujan untuk mencuci baju. hahah. hal itu yang kemarin gue lakukan untuk mencuci baju hasil pembersihan gudang. jadi, gue cuci dengan air hujan yang turun dari pipa. hahahah… bener-bener deh.. kita memang harus  gunakan otak untuk tetap bertahan hidup.. ahahaha

sekian, cerita tentang bertahan hidup dari gue. jangan dianggap bahwa gue jorok, tapi gue hanya satu dari sekian orang yang mencoba bertahan hidup di dunia kampus. hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s