i’tikaf yuk!!

dulu, ketika saya masih duduk di bangku SMA, saya sering mendengra istilah i’tikaf. Istilah tersebut di populerkan oleh ayah saya. Seringkali beliau menyebutkan i’tikaf, bahkan mengajak seluruh keluarga untuk keluar selama tiga hari.

saya ingat dengan kata-kata beliau,, “ayo keluar tiga hari, InsyAllah, InsyAllah,” ujarnya sambil menepuk hangat bahu temannya yang ingin diajak keluar…

sebelum jauh membahas pengalaman saya,, mungkin saya bisa menjabarkan sedikit tentang apa itu i’tikaf…

menurut Pesantrenvirtual.com

I’tikaf dalam pengertian bahasa berarti berdiam diri yakni tetap di atas sesuatu. Sedangkan dalam pengertian syari’ah agama, I’tikaf berarti berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan diutamakan pada bulan suci Ramadhan, dan lebih dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadr.

udah mulai ngerti kan dengan i’tikaf?? ok, kalau belum ngerti,, saya akan gunakan bahasa yang singkat.

I’tikaf itu nginap di masjid atas dasar niat karena Allah ta’ala. biasanya dilakukan selama sepuluh hari di bulan Ramadhan. tapi i’tikaf bisa dilaksanakan di luar bulan Ramadhan kok…biasanya ketika i’tikaf, orang akan melakukan penyembahan luar biasa buat Allah SWT..

orang tersebut akan shalat malam, baca alquran, berdzikir, dan semuanya dilakukan di masjid. jadi, i’tikaf itu nginep di masjid dengan bergudang aktifitas keagamaan.. gitu…

oke, sekarang kembali ke pengalaman pribadi saya. hari itu (7/4), saya uda mumet banget dengan aktivitas. mungkin dikarenakan banyaknya tuntutan yang membuat saya stress.

akhirnya malam itu saya berjalan keliling kampus tanpa tujuan dan arah yang jelas. duduk bahkan tidur di trotoar kampus. (ada yang teriakin saya gila… ) hahaha.

kacaau deh,, kalau lagi dalam DEPRESI mode ON seperti ini, tidak akan ada yang bisa ajak saya berkomunikasi. heheh..

akhirnya saya terus berjalan limbung ke PKM, lapangan basket, danau Unhas, hingga akhirnya saya terpanggil untuk shalat di Masjid Kampus. Rencananya saya akan menunaikan shalat Isya disana.

setelah mengambil air wudhu, saya langsung shalat. setelah itu membaca Alquran (sesuatu hal yang sudah jarang saya lakukan sejak jadi mahasiswa.. ) maaf kan saya ya Allah…

akhirnya saya berniat menginap di Masjid. dengan mengucap niat i’tikaf.

————————————————————————

(diketahui oleh penulis dan Allah SWT aja… )

bangun-bangun ud menggigil karena tidur di lantai tanpa alas.. kapan-kapan rencana bawa sleeping bag deh.. hehehe…

tapi, yang saya rasakan setelah i’tikaf adalah sebuah pengalaman yang tak terlupakan, karena dulu suka mengejek ayah yang selalu i’tikaf. hehe… InsyAllah saya akan mencoba i’tikaf lagi. heheh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s