Sepenggal Cerita di Pulau Dewata

Makassar-Bali

(Day 1)

Kamis, 12 Mei 2011

Perjalanan selama 5 hari di Pulau Dewata meninggalkan kesan yang mendalam bagi saya dan Ari Fengkeari Karim, sobat saya yang ikut berpertualang. Perjanalan ini berawal dari terpilihnya saya dan Ari menjadi calon ketua Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia (FoPMI).

cerita ini dimulai dari Bandara Sultan Hasanuddin, pesawat kami take off pukul 16.45 Wita namun kami sampai di bandara pukul 16.30 Wita. bayangkan paniknya saya pada saat itu. dan Ari tetap santai bahkan terlihat lamban. di tempat check in, kami bertemu dengan salah satu kawan kami, Rizky Agustian Utama. Ia juga seorang diver dan mahasiswa Ilmu Kelautan.

akhirnya kami check in dan langsung menuju gate 5. Langkah kami agak tergesa, dan akhirnya dapat seat di urutan 39, alias paling belakang. hmmm. di samping ku duduk seorang security para anggota DPRD Sulawesi Selatan yang mengadakan study banding selama lima hari di Bali. hmm..

Perjalanan dari Sulawesi ke Bali membutuhkan waktu 50 menit. Selama di pesawat, saya selalu bercanda dengan adik bungsunya Rizki. imut banget. Selain itu, saya pun diajak berbincang oleh Bapak Security tadi. hhheee

Finally, sampai juga di Bandara Ngurah Rai. Bandara ini terletak pada bibir pantai. keren banget.

sampai di Ngurah Rai pukul 18.00 Wita, perlu diketahui, tidak ada perubahan waktu yang signifikan antara Makassar dan Bali. heheh. disini kami langsung gusar, karena tidak punya kenalan sama sekali. sempat terlintas pikiran untuk jalan kaki keluar bandara dan ambil taksi dari luar. Tapi, ternyata panjang jalan antara Bandara dan jalan keluar lebih dari 3 km. hahaha. ngebayangin jalan di Bandara Hasanuddin. hahaha.

akhinya kami pun naik taksi bandara. mengeluarkan ongkos sebesar 85 ribu sampai ke Universitas Udayana, lebih tepatnya di Sekretariat Mapala Wanapharastha Dharma.

Sesi perkenalan pun dimulai, heheh. Kami pun berbincang, tak kusangka saya menyebut kata Antropologi. dan ternyata ada anak antropologi pada saat itu. hahah. saya pun dijamu dengan mie pangsit. hehehe.

Mba Yulia dan Mba Corina, mereka berdua adalah petinggi di FoPMI.  mereka berdua membawakan kue kering yang enak. hehehe.

dan akhirnya saya tertidur. lelap. ini akhir dari hari pertama. dan baru akan berlanjut esok.

Selamat malam, Bali…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s