Go to Polman not for fun (liburan part#2)

pasti agak bingung dengan judul yang gue taruh diatas. kenapa harus pergi jika tidak untuk have fun?

day 1

sebenarnya kepergian gue kali ini ke Polman memang bukan untuk jalan-jalan.  tapi, kepergian gue, untuk melayat. Siang itu, Senin (13/6), gue dapat sms mengejutkan dari junior gue, bahwa salah seorang magang Identitas telah kehilangan ibunya untuk selamanya. magang itu bernama Imam.

pukul 16.00 Wita, kita mulai mengumpulkan kru untuk siap-siap berangkat. Rencananya redaksi akan menyewa sebuah mobil avanza untuk dinaiki.

pukul 17.00 Wita sudah terkumpul beberapa orang yang akan berangkat, gue, rahman, ria, mifda, atty, sita, kak ela, kak chapunk, kak echa, dan seorang supir. gue kok lupa ya namanya. hahah.

perjalanan sangat lancar, tapi badan udah kerasa gag enak. mungkin karena kemarin baru pulang dari Bantaeng dan tandem ke Polman. daerah yang berjarak 190 km dari kota Makassar. butuh waktu sekitar 6 jam untuk sampai kesana.

hmm. rencananya kita akan makan malam di Pare-pare, untuk sekedar mengisi perut. ketika memasuki daerah Pangkep, gue minum obat anti mabuk. karena drivernya sangat ekstrem ketika membawa kendaraan. ngebuat mabuk. hhehehe. dripada muntah dijalan, mending gue tidur deh.

akhirnya, nyampe juga di Pare-pare. tiba-tiba ketemu di sama Kak Achiem Partang dan Kak Nini. mereka berdua adalah senior identitas. kita makan mie titi. hmmm. yummy…

perjalanan pun dilanjutkan, kita menuju rumah kakak’a Kak Echa. disana numpang buang air kecil dan minum sirup.. hmmm. perjalanan pun dilanjutkan..

ini pertama kalinya gue pergi ke Sulawesi Barat. daerah yang mau kita tuju adalah kampung halaman seorang teman angkatan gue, Achi namanya. dia selalu membanggakan dirinya berasal dari Polman. heheh. jadi gue inget deh..

jam 12 kita baru sampai. waah, capek banget. langsung dijemput sama Imam. dia tidak menangis. gue suka dengan ketegarannya. keep spirit, dek.

gue langsung tepar. bener-bener enek. disini gue ud ngerasa mau muntah.

day 2

pagi-pagi langsung disuguhi teh hangat dan biskuit. hmm. mantap.

sebelum pulang kita juga dapat durian. wwaahh. kita mau melayat, malah dapat oleh-oleh. kita bertolak dari rumah Imam sekitar pukul 09.00 Wita.

perjalanan kami lanjutkan hingga akhirnya kami sampai di Pinrang. Untuk melepas rasa lapar, kami pun singgah di rumah makan itik Palekko. makanan khas daerah Pinrang. terbuat dari itik yang dicincang-cincang halus lalu dicampur dengan bumbu-bumbu rempah. mantap lah. setiap cincangan itik sangat terasa bumbunya. hmmm. mantap.

sebelum lanjut diperjalanan, gue pun membeli obat anti mabuk lagi. pesiapan agar tidak muntah. karena badan gue uda mulai terasa aneh.

sepanjang perjalanan, gue ud tidak sadarkan diri. ngantuk banget, pengaruh obat.

alhmdulillah, sampai di Makassar jam 16.00 Wita. gue langsung tepar. dan sesuai dengan perkiraan, gue langsung mengigil. keringet dingin. hmmm. calon-calon sakit.

 

 

epilog :

dan akhirnya gue istirahat total selama dua hari, dan baru bisa menulis catatan perjalanan ini. hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s