Catatan Belajar Struktualisme

Hasil pembelajaran tentang Struktualisme di rumah kecil Identitas Unhas. Sabtu, 7 April 2012..

Strukturalisme sebuah paham atau pandangan yang bisa dikatakan ia memahami bahwa semua masyarakat punya struktur yang sama. Paham ini di buat oleh Ferdinand de Saussure. Ia membagi dua yaitu Langue dan Parole. Dimana Langue bisa dikatakan sebagai bahasa yang menjadi kesepakatan suatu komunitas. Langue, bisa berarti bahasa yang digunakan secara umum. Sedangkan Parole berarti suatu bahasa yang bisa dimengerti oleh beberapa dalam suatu komunitas. Misalnya bahasa isyarat atau bahasa tubuh.

Struktualisme dipahami sebagai binary oposisi atau pasangan berlawanan. Misalnya stigmatik dengan paradigmatik, petanda dan penanda, instrinstik dengan ekstrinstik, diakronis dan sinkronis. Namun, struktualisme dianggap “gagap” ketika menghadapi dunia real atau nyata. Seperti adanya Waria dalam dunia. Jadi bukan hanya laki-laki dan perempuan yang ada di dunia ini.

Perkembangan dari struktualisme adalah post struktualisme yang beranggapan bahwa tidak semua harus memiliki pasangan. Jadi sama seperti Waria diatas, masih ada beberapa opsi lain selain laki-laki dan perempuan. Post struktualisme akan dibahasa minggu depan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s