Kehidupan nelayan terkadang menjadi sebuah ironi. Ia miskin di antara kekayaan alam Indonesia. Lika-liku hidupnya sangat menarik untuk diabadikan dalam mata lensa. Ini adalah sebuah komunitas nelayan pendatang di Desa Waepure, Pulau Buru.

Ketika ikan tuna sulit didapatkan di daerah mereka, demi mencari nafkah, mereka pun pindah ddari kampung halamannya. 3 bulan mereka tinggal di rantau, terkadang mengajak anak dan istri. Jika tak berani, mereka hanya berangkat sendiri.

Ongkos kehidupan selama di rantau ditanggung oleh pihak supplier yang akan dibayarkan jika mereka mendapatkan ikan tuna. Jika tidak mendapatkan ikan, seperti yang bisa dipastikan, mereka pulang dengan tangan hampa….

DSC_0621a DSC_0618a DSC_0526a DSC_0520a DSC_0020a DSC_0618a DSC_0152 DSC_0006a   ditulis di rumah Mbah Rayi Jl. Dahlia 1 no 182.😀 15:41 PM 5 Agustus 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s